29
Sep
09

blog, tempat pelarian orang dalam kesendirian,

semakin hari, dunia blog makin rame. ada yang untuk bisnis, ada yang hanya iseng, hingga untuk menyalurkan bakat yang tak terekspos.

lalu untuk apa aku nulis di blog?
aku sendiri tak mengerti. cuma iseng  sebenarnya. tapi aku mulai berpikiran lain.

orang-orang yang suka ngeblog -menurut pengamatanku- adalah orang yang sebenarnya pendiam tapi memiliki pemikiran yang tidak bisa diam. Mungkin mereka punya banyak teman, tapi sebenarnya mereka sangat tertutup.
Terlalu tertutup hingga kawannya tidak tahu apa yang ada dipikirannya. Mereka sangat ahli berakting. Terlihat ceria di tengah kegundahannya. Terlihat riang di tengah kesepian dirinya.

Pemikiran mereka yang tidak bisa diam ujungnya hanya dipendam dalam-dalam. Perasaan dan emosi yang meledak hanya dibenamkan dalam kediaman.
Tak ada niat untuk diceritakan kepada kawan. Bukan karena malu, bukan karena takut tersebar, tapi karena memang ingin dipendam. Bagi orang-orang seperti ini, merenungkan”nya” lebih terasa nyaman dari pada mengungkapkan”nya”.

Hingga suatu saat mereka jenuh, bingung untuk mengungkapkan. Kepada siapa mereka bercerita. Ingin rasanya kawan mereka tahu tentang perasaan mereka, tetapi malas rasanya untuk menceritakannya. Dan bloglah mungkin jalan keluarnya.
Terasa lebih seru untuk mengungkapkannya tanpa peduli siapa yang membacanya. Dunia yang bebas lepas.

Anda termasuk tipe blogger yang mana?
Aku merasa aku termasuk orang yang baru saja aku jelaskan panjang lebar. aku bisa bercerita, karena mungkin aku sendiri yang merasakannya. Entahlah…


4 Responses to “blog, tempat pelarian orang dalam kesendirian,”


  1. 1 Lucky Dhekwa
    October 3, 2009 at 4:27 pm

    Wah2 mas rizal ni pantes jadi ahli peramalan ya, bisa mengerti akan seseorang yang suka nge Blog. Ntar nama u bisa berubah jadi Papa Rizal torent eh loren, pengganti mama torent, he2. Jangan2 kmu juga berbakat jadi ahli fengshui zal? hahahaha -just kidding-
    Kalo aku sih ngeblog untuk nyalurin tulisanku, terutama cerpen hehehehe…
    “yea, that’s right! we’re able to get freedom from this”

  2. 3 Ens izt ekhizt
    December 23, 2009 at 12:09 pm

    aku….ingin pergi sendiri,,,aku ingn jauh dari mereka..dari mereka yang slalu membuatku jatuh,,,trutama padanya,,my first love…aku tak bisa menggapainya,,tak bisa,,,tolonglah aku,,,aku pusing

  3. 4 yours
    January 2, 2011 at 9:50 pm

    woww,,,
    cukup sekian blogger yg bertipe seperti itu yaa,,:)

    i’m yours,,,
    jgn ada gundah yg dipendam dalam hati,, critakan semua apa yg kmu rasakan,,,:)
    baik itu pedih hingga senang,,, karena disitulah diriku merasa berarti di sisimu,,,
    disitulah ku mrasa bukan sebagai perhiasan yg hanya sekedar dilihat,, maupun dipamerkan,,

    aku takkan marah terhadap apapun yg km katakan,,aq kan mencoba instropeksi diri dan memperbaikinya,,,
    sehingga tak ada di antara kita yg mrasa tak nyaman satu sama lain,,

    mungkin km mampu mengatakan bahwa menulis di blog itu “enak”, “puas”, “bebas”, “g ada tanggungan”, dan ato apalah yg km rasakan,,,

    tapi yg pasti,,, bercerita ke orang lain atau orang yg dekat denganmu saat ini siapapun itu,, keluarga, sahabat, bahkan teman, akan membuat km jaaauuuhh lebih nyaman, lebih lega, apalagi jikalau mereka mampu memberikan solusi, yang mungkin tak sempat km pikirkan,,,:)

    you aren’t alone…🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


my nationality

writer


struggling for whole happiness "Muhamad Rizal Avif Khan"
Share |